Perencanaan merupakan suatu rangkaian proses
kegiatan menyiapkan keputusan. Setiap orang mempunyai rencana dalam hidupnya,
itu sudah pasti. Baik rencana jangka panjang maupun pendek. Bahkan ketika kita
ingin makan es krim di siang hari, kita memikirkan adakah uang di dompet atau
bagaimana caranya agar es krim cokelat yang mahal bisa terbeli. Itu bisa
dijadikan contoh rencana yang sederhana. Bagi seorang mahasiswa seperti saya,
hal yang terlintas dipikiran saya adalah akan menjadi apa saya nantinya setelah
lulus kuliah, disela kesibukan mahasiswa pasti memikirkan hal tersebut.
Perencanaan yang pertama saya lakukan dan telah saya jalani saat ini adalah
memilih perguruan tinggi yang tepat, kemudahan belajar, serta kenyamanan tempat
tinggal selama saya belajar. Bersyukurlah saya memiliki ibu kost yang sangat
baik dan membuat nyaman saya berada di rumahnya. Satu rencana telah terlaksana
namun masih banyak rencana yang ingin tercapai.
Mengenai pemikiran masa depan, sesuai dengan
jurusan yang saya geluti saat ini tentunya akan menyangkut dengan masalah
tenaga kependidikan atau menjadi guru. Namun, saya lebih berfikir kenapa tidak
jika saya berencana untuk berwirausaha menggunakan peluang yang masih sangat
lebar ini, toh kita tidak melulu menjadi pegawai pemerintah nantinya. Karena
kenyataan yang sering saya alami adalah kekurang puasan saya ketika membeli
makanan. Serasa ingin memprotes namun tidak mungkin saya lancang begitu saja.
Dibandingkan dengan makanan mamah saya jauh berbeda lezatnya. Jika mengingat
mimpi saya yang belum tercapai ini, saya mempunyai planning mengenai usaha
setelah lulus kuliah nanti ingin membuka warung makan bersama mamah saya.
Berwirausaha bukanlah hal yang salah untuk dilakukan, dari pada wara wiri
mencari kerjaan, justru kitalah generasi muda yang harus menciptakan lapangan
pekerjaan.
Mengenai rencana tentang pendidikan saya.
Bukan, ini bukan tentang rencana jika saya menjadi Mendiknas. Ini rencana hidup
saya. Bagaimana saya akan menganyam pendidikan sampai jenjang tinggi. Saat ini
saya sedang menuntut ilmu di IAID Ciamis mengambil jurusan PGMI S1,
mudah-mudahan hingga di wisuda nanti tetap diberikan kelancaran, amin. Saya
berharap saya lulus S1 itu di waktu yang tepat. Diusia saya 22 tahun dan tidak
mendapatkan gelar MAPALA (Mahasiswa Paling Lama). Sangat saya impikan juga
dimana saya bisa melanjutkan ke S2 setelah saya mempunyai suami, mungkin bisa
lebih tenang meskipun menjadi double kewajibannya. Impian yang sangat ingin
terwujudkan adalah menjadi seorang dosen. Yup, untuk menggapai impian sih emang
tidak senang-senang selamanya, kadang kita harus nemu yang namanya jatuh. Tapi
percayalah kalau jatuh dapat menjadi pelajaran berharga. Mungkin lebih bagusnya
dilanjutkan juga ke S3 kali yah hehe. Wah, tantangan yang siap menunggu. Semua
ini dari dulu saya inginkan mudah-mudahan benar-benar terealisasi nantinya karena
semuanya telah saya rencanakan dari awal.
Kalau masalah masa depan selanjutnya pastilah
menginginkan sosok suami yang bisa membimbing, mengarahkan kejalan yang selalu
di ridhoi-Nya. Alangkah lengkap hidup saya kalau bisa menjadi kenyataan.
Ditambah hasil usaha bersama orangtua telah sukses, “bisa jadi rumah diperbagus
dan mobil pun terbeli.” Ujar saya dalam hati riang.
Ketika peluang menggapai impian sangat besar,
wajiblah kita berusaha meraihnya. Jadi buat kita kaula muda, rencanakan masa
depanmu mulai dari sekarang, menata kehidupan yang akan datang sejak dini akan
memudahkan kalian semua menempuh masa depan yang lebih cerah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar